
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa penguatan fungsi jaringan koperasi desa dilakukan untuk mempermudah masyarakat hingga ke pelosok Papua dalam mengakses sarana ekonomi dan program bantuan pemerintah secara terintegrasi.
Integrasi Penyaluran Bantuan Sosial dan Logistik Pangan
Melalui ekosistem KDMP, pemerintah merancang alur distribusi terpadu untuk berbagai program bantuan publik. Gerai koperasi akan memfasilitasi penyaluran bantuan pangan, bantuan tunai, pupuk bersubsidi, LPG 3 kilogram, hingga penyediaan sarana produksi pertanian.
"Koperasi ini dipastikan tidak hanya berfungsi sebagai tempat berbelanja, tetapi akan menjadi simpul distribusi berbagai program pemerintah, mulai dari bantuan sosial, pupuk bersubsidi, hingga penyerapan hasil pertanian dan perikanan," ujar Menko Pangan Zulkifli Hasan.
Skema penyatuan rantai pasok ini diharapkan mampu memotong alur distribusi yang panjang di Papua, sehingga harga barang kebutuhan pokok dapat terjaga tetap stabil.
Penyediaan Layanan Sewa Alsintan dan Dukungan Armada Truk
Untuk meningkatkan kapasitas dan hasil produksi petani lokal, KDMP menyediakan fasilitas penyewaan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan). Mekanisme sewa ini memberikan kemudahan bagi para petani untuk memanfaatkan teknologi modern tanpa terbebani modal pembelian unit alat yang besar.
Selain itu, guna memastikan mobilitas pengangkutan barang dari pusat pasokan hingga ke pemukiman masyarakat berjalan lancar, pemerintah merencanakan alokasi satu unit truk operasional untuk setiap gerai KDMP.
Progres Pembangunan Fisik Gerai di Papua Tengah
Pengembangan sarana fisik KDMP saat ini terus menunjukkan kemajuan di wilayah Provinsi Papua Tengah. Sebanyak enam gerai koperasi telah rampung dibangun secara menyeluruh, yang tersebar di Kabupaten Nabire (empat titik) dan Kabupaten Mimika (dua titik).
Kasi Teritorial Korem 173/PVB Fajar Wibawa Angkasa menyampaikan bahwa pengerjaan gerai lainnya di Kabupaten Nabire terus dipacu dan telah memasuki tahap penyelesaian akhir dengan progres fisik melampaui 95 persen.
Pendampingan Tata Kelola Manajemen dan Rantai Pasok
Guna menjamin keberlanjutan operasional KDMP, pemerintah bersama unsur pembina daerah menyiapkan program pendampingan manajemen bagi pengurus koperasi. Dandim 1705/Nabire Dwi Palwanto Tirta Mentari menjelaskan bahwa pendampingan difokuskan pada pengelolaan tata kelola administrasi, rantai pasok (supply chain), serta strategi pemasaran.
Langkah pendampingan ini ditujukan untuk membentuk kelembagaan koperasi desa yang transparan, akuntabel, dan mandiri secara finansial dalam jangka panjang.













