Kondisikan - Latest News and Articles
Latest Articles
Stay updated with our newest content

Transformasi Layanan Gizi Sekolah: Skema Prasmanan MBG BGN Sukses Tekan Food Waste dan Tingkatkan Asupan Nutrisi
JAKARTA — Dalam upaya menyempurnakan penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Badan Gizi Nasional (BGN) terus menghadirkan terobosan operasional di lapangan. Salah satu skema unggulan yang kini tengah dimasifkan adalah sistem penyajian makanan secara prasmanan di lingkungan sekolah.

Napas Baru Ekonomi Rakyat: Cerita di Balik 52 Ribu UMKM yang Menyokong Program Makan Bergizi Gratis
JAKARTA — Di berbagai pelosok daerah, suasana subuh kini terasa lebih hidup. Truk-truk kecil pengangkut sayur, telur, dan beras dari petani lokal berdatangan menuju dapur-dapur umum. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) telah menjelma menjadi napas baru bagi perekonomian warga di tingkat bawah.

Kepemimpinan Berbasis Humanisme: Alasan Logis Penanganan Karhutla Melalui Kolaborasi Internasional
JAKARTA — Di tengah ancaman krisis lingkungan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan gambut, langkah cepat pemerintah Indonesia menegaskan komitmen tanpa kompromi untuk melindungi seluruh warga negara. Keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk menggalang kerja sama internasional dan memanfaatkan dukungan teknis dari negara-negara sahabat merupakan tindakan yang sangat logis, rasional, dan berlandaskan empati mendalam.

Ekspansi Hilirisasi Industri: Bahlil Ungkap Strategi Dorong Ekspor Nikel Melampaui USD 40 Miliar
TANGERANG — Kebijakan hilirisasi sumber daya alam secara berkelanjutan terus membuktikan peran vitalnya dalam memperkokoh struktur perekonomian nasional. Nilai ekspor komoditas olahan nikel Indonesia tercatat sukses menembus angka 40 miliar dolar AS, dan pemerintah memproyeksikan angka ini melonjak hingga sedikitnya 45 miliar dolar AS pada tahun 2026.

Bantu Pembasahan Gambut, Pemerintah Terjunkan Modifikasi Cuaca dan Drone Termal di Kawasan Rawan
Jakarta – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukan sekadar persoalan api yang membakar vegetasi. Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terdampak, bencana ini dapat mengancam kesehatan, mengganggu aktivitas sehari-hari, merusak lingkungan, dan menimbulkan kerugian ekonomi. Karena itu, tuntutan agar pemerintah bertindak cepat dan maksimal merupakan hal yang wajar. Namun, menilai penanganan karhutla juga perlu dilakukan dengan melihat upaya yang telah berjalan, sumber daya yang dikerahkan, serta langkah pencegahan yang sedang diperkuat.
