Kondisikan
3 min read690

BRIN Ungkap Teknologi ANG Bisa Jadi Alternatif LPG, Potensi Hemat Rp26 Triliun

JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mengembangkan teknologi Adsorbed Natural Gas (ANG) yang dapat menjadi salah satu alternatif penggunaan LPG di Indonesia. Teknologi ini disebut berpotensi membantu mengurangi beban subsidi LPG hingga Rp26 triliun.

O

OP Admin

Published in Kondisikan

Loading...
BRIN Ungkap Teknologi ANG Bisa Jadi Alternatif LPG, Potensi Hemat Rp26 Triliun

Teknologi ANG merupakan salah satu hasil riset BRIN di sektor energi yang diperkenalkan dalam pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Kepala BRIN Arif Satria bersama para periset memaparkan sejumlah inovasi yang sedang dikembangkan untuk menjawab kebutuhan strategis nasional, termasuk persoalan energi.

Manfaatkan Gas Alam sebagai Sumber Energi

ANG atau Adsorbed Natural Gas merupakan teknologi penyimpanan gas alam dengan memanfaatkan material adsorben. Teknologi tersebut memungkinkan gas alam disimpan menggunakan sistem yang berbeda dengan LPG.

Pengembangan ANG diarahkan untuk meningkatkan pemanfaatan gas bumi sebagai sumber energi. Gas alam yang tersedia di dalam negeri dapat menjadi salah satu pilihan untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

Pemanfaatan tersebut juga berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap LPG yang sebagian kebutuhan domestiknya masih dipenuhi melalui impor.

Berpotensi Kurangi Beban Subsidi

BRIN menyebut penggunaan ANG sebagai alternatif LPG memiliki potensi memberikan dampak terhadap anggaran pemerintah.

Teknologi tersebut diproyeksikan dapat mengurangi beban subsidi LPG hingga Rp26 triliun per tahun apabila diterapkan secara luas.

Potensi penghematan tersebut menjadi salah satu alasan pengembangan ANG dinilai penting dalam agenda riset energi nasional.

Namun, angka Rp26 triliun masih merupakan proyeksi potensi. Realisasi penghematan akan bergantung pada tingkat adopsi teknologi, kesiapan infrastruktur, biaya penerapan, serta kemampuan ANG memenuhi kebutuhan masyarakat.

Diperkenalkan kepada Presiden

Teknologi ANG diperkenalkan kepada Presiden Prabowo dalam agenda pertemuan dengan para periset BRIN.

Sekitar 150 periset hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka memaparkan berbagai hasil penelitian dan inovasi yang sedang dikembangkan di sejumlah bidang.

Pemaparan teknologi energi menjadi bagian dari upaya menghubungkan hasil riset dengan kebutuhan strategis nasional.

Masih Harus Diuji Lebih Lanjut

Meski memiliki potensi sebagai alternatif LPG, ANG masih membutuhkan pengembangan sebelum dapat diterapkan secara luas.

Aspek keamanan menjadi salah satu faktor penting. Sistem penyimpanan gas harus mampu memenuhi standar keselamatan agar dapat digunakan masyarakat.

Selain itu, kesiapan infrastruktur, sistem distribusi, kapasitas penyimpanan, dan biaya produksi juga perlu diperhitungkan.

Teknologi yang dikembangkan tidak hanya harus dapat berfungsi secara teknis, tetapi juga harus praktis dan ekonomis ketika digunakan dalam skala besar.

Dorong Pemanfaatan Sumber Energi Domestik

Pengembangan ANG sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan pemanfaatan sumber energi yang tersedia di dalam negeri.

Gas alam menjadi salah satu sumber daya yang dapat dikembangkan untuk mendukung kebutuhan energi nasional. Dengan teknologi penyimpanan dan distribusi yang tepat, pemanfaatannya dapat diperluas.

Diversifikasi tersebut juga dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap energi impor.

Peluang Memperkuat Ketahanan Energi

Pengembangan ANG memberikan peluang bagi Indonesia untuk menciptakan pilihan baru dalam penyediaan energi.

Jika berhasil melewati tahapan riset dan pengujian, teknologi tersebut dapat mendukung penggunaan gas bumi domestik sekaligus mengurangi kebutuhan terhadap LPG.

Potensi penghematan hingga Rp26 triliun juga menjadi salah satu manfaat yang diharapkan dari penerapan teknologi tersebut. Meski demikian, manfaat tersebut tetap membutuhkan pembuktian melalui implementasi di lapangan.

Dengan pengembangan yang matang dari sisi teknologi, keselamatan, infrastruktur, dan keekonomian, ANG berpeluang menjadi salah satu bagian dari strategi diversifikasi energi Indonesia.

Login to react

Comments (0)

Please log in to leave a comment

No comments yet. Be the first to share your thoughts!

Related Articles